Pertamina EP Angkat Produksi Migas 11.690 BOPD Wilayah Timur Indonesia

Pertamina EP Angkat Produksi Migas 11.690 BOPD Wilayah Timur Indonesia

- detikFinance
Minggu, 22 Apr 2012 14:15 WIB
Pertamina EP Angkat Produksi Migas 11.690 BOPD Wilayah Timur Indonesia
Jakarta -

PT Pertamina EP menyampaikan telah meningkatkan produksi minyak di Kawasan Timur Indonesia (KTI) hingga menembus angka 11.690 barel minyak per hari (BOPD).

Menurut Presiden Direktur Pertamina EP Syamsu Alam, produksi tersebut lebih tinggi dibandingkan angka periode sebelumnya sebesar 9.539 BOPD. Lapangan Bunyu memberikan kontribusi terbesar. Terhadap selisih peningkatan produksi yang mencapai 2.151 BOPD.

Bagi Syamsu Alam, prestasi ini menjadi catatan penting bagi Pertamina EP. "Kawasan Timur Indonesia telah bangkit dan memperkuat optimisme peningkatan produksi minyak di tengah fenomena penurunan produksi secara alamiah. Keberhasilan produksi ini telah berada di atas target produksi 8.008 BOPD atau lebih dari 45%,” ujar Syamsu Alam dalam keterangannya, Minggu (22/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan produksi terjadi pada lapangan-lapangan Pertamina di Region KTI. GM Region KTI Satoto Agustono menjelaskan, bahwa kontribusi lapangan Bunyu tercatat 8.460 BOPD. Sedangkan pada lapangan Sangatta dan Papua masing-masing 2.091 BOPD dan 1.139 BOPD.

"Bunyu memberikan kontribusi cukup signifikan dengan keberhasilan pemboran sumur BN-26 yang pada uji produksi menghasilkan minyak sebesar 2.427 BOPD dan gas sebesar 0,9 MMSCFD. Kami bersyukur pencapaian tersebut bisa meningkatkan produksi migas di kawasan ini," ujarnya.

Upaya peningkatan produksi di Kawasan Timur Indonesia dilakukan melalui optimasi produksi minyak dengan menerapkan perubahan pada sebagian metode lifting dari gas lift system ke ESP (electrical submersible pump), kegiatan pemboran pengembangan, dan eksplorasi.

Dalam melaksanakan kegiatan operasi di Region KTI, Pertamina EP dihadapi pada tantangan penurunan produksi sekaligus persoalan air terproduksi yang cukup tinggi. Satoto menjelaskan bahwa Pertamina EP menerapkan metode pengelolaan air terproduksi dengan metode injeksi air sehingga mewujudkan kegiatan operasi yang ramah lingkungan.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads