Pengusaha Listrik Panas Bumi Minta Insentif Pemerintah

Pengusaha Listrik Panas Bumi Minta Insentif Pemerintah

- detikFinance
Selasa, 24 Apr 2012 12:21 WIB
Pengusaha Listrik Panas Bumi Minta Insentif Pemerintah
Jakarta - Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Pengeboran Minyak, Gas dan Panas Bumi (APMI) mendukung upaya pemerintah mengembangkan energi panas bumi atau geothermal sebagai sumber listrik. Namun mereka meminta insentif kepada pemerintah terkait investasi yang besar.

Ketua Umum APMI Tito Kurniadi mengatakan untuk menghasilkan listrik energi geothermal, membutuhkan waktu 6 tahun setelah eksplorasi agar bisa menghasilkan listrik.

"Masa eksplorasi sampai bisa menghasilkan 5-6 tahun. Jadi itu dibutuhkan suatu investasi yang besar. Setelah itu cost-nya sangat kecil," kata Tito Kurniadi kepada detikFinance di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tito menyebutkan, biaya eksplorasi yang tinggi dan waktu yang relatif lama setelah eksplorasi hingga bisa menghasilkan listrik, memerlukan biaya investasi awal yang tinggi.

Sehingga pengusaha meminta insentif pajak kepada pemerintah agar pengusaha tidak terlalu terbebani dengan tingginya investasi.

"Bagi kami terkait pajak-pajak yang terkait dengan PPN biaya masuk (peralatan), sebaiknya harus dikurangi atau bahkan ditiadakan karena akan membebani pemilik lapangan (geothermal)," sebut Tito

Tito menyebut dari anggota APMI yang saat ini sudah terlibat dalam eksplorasi geothermal, hanya 6 perusahaan. Ia optimistis akan terus bertambah, karena pemerintah saat ini mendukung pengembangan Geothermal.

"Baik dari pendanaan dan lainnya pemerintah sangat mendukung karena memang geothermal ini," tutup Tito.

(feb/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads