Hal tersebut tertuang dalam makalah bertajuk 'Ada Beberapa Cara untuk Mengurangi Subsidi Harga BBM' seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Rabu (25/4/2012).
"Jangan membandingkan Indonesia dengan Nigeria. Cadangan minyak terbukti Nigeria 36 miliar barel dan Indonesia hanya 3,7 miliar barel. Produksi minyak Nigeria 2,6 juta barel per hari sedang RI 0,9 juta barel per hari," kata Widjajono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, harga negara yang kaya akan minyak seperti Saudi dan Venezuela BBM-nya murah sekali. Produksi minyak Indonesia 2011 itu mencapai 902 ribu barel, ekspornya 361 ribu barel dan impornya 272 ribu barel dan BBM 499 ribu barel.
"Mengimpor minyak dan BBM 771 ribu barel per hari menunjukkan kita tidak kaya minyak. Padahal minyak adalah energi yang paling mahal. Orang yang tidak kaya tetapi memakai barang mahal pasti hidupnya susah," tutup Widjajono.
Seperti diketahui, Widjajono tutup usia ditengah pendakiannya di Gunung Tambora di Sumbawa, NTB. Widjajono meninggal diduga akibat serangan jantung. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih berumur 15 tahun.
(dru/ang)











































