Tagihan Listrik Mal Rp 5 Miliar per Bulan, Pakailah Tenaga Surya

Tagihan Listrik Mal Rp 5 Miliar per Bulan, Pakailah Tenaga Surya

- detikFinance
Kamis, 26 Apr 2012 09:55 WIB
Tagihan Listrik Mal Rp 5 Miliar per Bulan, Pakailah Tenaga Surya
Jakarta - Dalam sebulan tagihan listrik mal dalam sebulan bisa mencapai Rp 5 miliar, dengan kapasitas 40 megawatt (MW). Pemerintah meminta pengusaha mal menggunakan listrik murah dari tenaga surya.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Kementerian ESDM Kardaya Warnika kepada detikFinance, Kamis (26/4/2012).

"Jadi minggu lalu kami mengumpulkan asosiasi mal lalu dari asosiasi green building dan PLN. Jadi nanti kita akan membuat suatu ketentuan peraturan bahwa yang di kota diminta berpartisipasi dalam dua hal. Satu pemasokan suplai listrik dari energi terbarukan untuk kurangi beban PLN, kedua melakukan penghematan," kata Kardaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kardaya telah mengundang pelaku mal dan pemilik gedung-gedung bertingkat untuk berdiskusi sebelum pemerintah mengeluarkan aturan wajib untuk mal dan gedung bertingkat menggunakan listrik dengen energi terbarukan dan meringankan beban listrik PLN.

Gemerlap lampu di mal-mal serta dinginnya AC memang menyenangkan sebagai tempat berekreasi bagi masyarakat kota besar seperti Jakarta. Tapi konsumsi listrik di mal sangat boros, sementara masih banyak daerah di Indonesia belum teraliri listrik.

Pengelola Pusat Belanja Indonesia pernah mengatakan, tagihan listrik sebuah mal jumlahnya bisa mencapai Rp 4-5 miliar per bulan. Pihak PLN juga pernah mengatakan, konsumsi listrik sebuah mal di Jakarta bisa mencapai 40 megawatt (MW).

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads