Pemadaman Listrik Hantui Jakarta, 'Ancaman' Jero Wacik Terbukti

Pemadaman Listrik Hantui Jakarta, 'Ancaman' Jero Wacik Terbukti

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 26 Apr 2012 12:35 WIB
Pemadaman Listrik Hantui Jakarta, Ancaman Jero Wacik Terbukti
Jakarta -

Belakangan ini beberapa kali pemadaman listrik skala luas terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Ada yang menganggap kalau peristiwa itu sejalan dengan 'ancaman' Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.

Sebelumnya mantan menteri pariwisata itu pernah mengingatkan jika subsidi listrik hanya ditambah Rp 24,52 triliun di APBN-Perubahan 2012, maka bisa berakibat pada seringnya pemadaman listrik PLN.

"Ya bisa jadi itu (ancaman) benar terbukti, karena memang dana subsidi untuk PLN tahun ini kecil, sehingga untuk melakukan perawatan berkala dan investasi dari PLN tidak maksimal," kata Pengamat Kelistrikan Iwa Garniwa ketika dihubungi detikFinance, Kamis (26/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Iwa, beban listrik di Jakarta saat ini memang hampir overload, sehingga untuk memindahkan beban listrik ke gardu listrik lain hampir tidak ada.

"Jalan satu-satunya agar beban listrik dapat berkurang adalah dengan mengalihkan ke gardu lain, tapi yang ada di Jakarta dan sekitarnya sudah tidak kuat menampung, jadi perlu ada pembangunan gardu listrik yang cukup banyak, tapi masalahnya apakah PLN punya uangnya," kata Iwa.

Dikatakannya dari total subsidi yang diberikan pemerintah kepada PLN di 2012 dengan total sebesar Rp 64,97 triliun semuanya hampir didominasi untuk kebutuhan operasional.

"Hanya sedikit sekali alokasi untuk dana investasi, di mana investasi di sini bisa untuk membangun gardu, pembangkit, tambahan sambungan listrik dan lain-lain. Sementara untuk membangun gardu listrik untuk meringankan beban listrik di Jakarta saja membutuhkan tidak hanya satu-dua gardu, perlu banyak," jelas Iwa.

Iwa menegaskan, kalau tidak ada langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah utama tersebut maka ancaman pemadaman listrik bukan hanya menghantui Jakarta dan sekitarnya termasuk wilayah lain di Indonesia.

"Masyarakat khususnya di Jakarta dan sekitarnya hanya bisa pasrah jika ke depannya akan sering terjadi byar pet. Langkah kecil yang bisa dilakukan untuk ada menghemat penggunaan listrik, agar beban tidak terlalu tinggi," tukas Iwa.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan apabila subsidi listrik tidak ditambah maka ada risikonya. Pemerintah sempat mengajukan tambahan subsidi listrik 2012 hingga Rp 94 triliun namun yang disetujui DPR hanya Rp 63 triliun.

Risikonya, pertama PLN bakal tidak bisa melayani pemasangan baru listrik masyarakat yang saat ini sudah terdaftar sebanyak 2,5 juta pemasangan. Risiko kedua kata Wacik, akan ada pemadaman bergilir.

"Tentu akan ada pemadaman bergilir karena pemeliharaannya (trafo) berkurang, sehingga akan dilakukan pemadaman," ujar Wacik lagi.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads