Aturan larangan pembelian bensin premium untuk mobil cc tertentu belum jelas sampai saat ini. Awalnya kebijakan tersebut bakal keluar Mei. Apa alasan pemerintah?
Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, larangan pembelian bensin premium untuk mobil dengan cc tertentu sulit pelaksanaannya. Saat ini SBY baru memastikan melarang mobil dinas pemerintahan untuk tak lagi menggunakan premium.
"Pembatasan cc ini sulit pelaksanaannya, SK-nya mudah. Misalkan kalau saya tetapkan 1.500 cc, itu tidak mudah pelaksanaanya. Apa ada mobil yang 1.500 cc? Nggak ada, adanya mobil yang 1.490 cc, nanti ribut di lapangan," tutur Jero di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (26/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR Satya W. Yudha mengatakan, [embatasan konsumsi BBM subsidi dengan melarang mobil cc tertentu menggunakan bensin premium bisa rawan kebocoran jika tidak direncanakan dengan baik. Apalagi pemerintah hanya akan menggunakan sistem stiker saja.
"Tak sulit bagi pengguna mobil untuk menyogok petugas SPBU agar bisa diisikan bensin subsidi. Belum lagi rawan praktik pengisian bensin subsidi oleh kendaraan yang sengaja memodifikasi tangki bensinnya," tutur Satya.
(dnl/dru)











































