PT PLN (Persero) memperkenalkan inovasi terbarunya yaitu 'Lisko' atau listrik koin. Alat ini membantu masyarakat yang membutuhkan listrik di pinggir jalan, layaknya telepon umum.
Listrik koin ini diperkenalkan oleh PLN dalam acara OPI Expo Bali yang diselenggarakan Oleh Tim Operation Performance Improvement Direktorat se-Jawa Bali pada 26-27 April 2012.
Dalam siaran pers PLN yang dikutip, Kamis (26/4/2012), sebagian besar pengunjung di Bali mengatakan listrik koin ini nantinya akan sangat membantu masyarakat mendapatkan energi listrik untuk keperluian pengisian energi baterai telepon seluler, laptop, Mp3 player, dan gadget lainnya ketika berada di tempat umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang akan meluncurkan program listrik koin guna memenuhi kebutuhan listrik para pedagang kaki lima.
Deputi Manager Bidang Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) dan Tangerang Irwan Darwin berharap dengan diluncurkannya program Listrik Koin maka pencurian listrik bisa ditekan. Para pedagang kaki lima (PKL) yang mungkin selama ini sering memakai listrik dengan mencantol secara ilegal, bisa mendapatkan listrik dengan mudah dan hemat.
"Hanya dengan koin Rp 1.000 konsumen bisa menikmati listrik dengan daya 900 watt selama 30 menit. Jika koinnya habis maka bisa langsung memasukkan koin baru. Jadi seperti penggunaan telepon umum," kata Irwan.
Namun belum dijelaskan kapan listrik koin ini akan mulai hadir di Jakarta.
(dnl/hen)











































