Kepala Dinas Energi dan Industri DKI Jakarta, Andi Baso mengatakan, kelima SPBU Shell disegel karena izin usahanya sudah habis satu bulan yang lalu. Penyegelan ini dilakukan sejak 24 April lalu.
SPBU Shell yang disegel adalah: Shell Mampang-1 Jakarta Selatan, Shell Kyai Tapa-1 Jakarta Barat, Shell Gatot Subroto Jakarta Timur, Shell S. Parman-1 Jakarta Barat, Shell Suprapto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum disegel kami sudah kirimkan surat peringatan sebanyak tiga kali, namun tidak ditanggapi," terangnya.
Andi mengingatkan agar izin usaha diperpanjang sebelum habis. "Kalau mau berusaha boleh saja, tapi yang etis dan menaati peraturan yang ada, jika izin sudah habis maka diperpanjang," imbuhnya.
Media Relations Manager Shell Indonesia Sri Endah menyatakan minta maaf karena belum memperpanjang izin usahanya.
Dia mengatakan, pihak Shell telah mengetahui soal penyegelan beberapa SPBU-nya. Namun Endah tidak mengatakan SPBU Shell mana saja yang ditutup.
"Kami telah mengetahui tentang penyegelan sementara SPBU kami dan saat ni kami sedang melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait masalah ini," jelasnya.
(dnl/dru)











































