PLN: Tak Mungkin Kami Lepas dari BBM

PLN: Tak Mungkin Kami Lepas dari BBM

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 02 Mei 2012 12:33 WIB
PLN: Tak Mungkin Kami Lepas dari BBM
Jakarta - Pemerintah menargetkan pada pertengahan tahun ini seluruh pembangkit listrik PLN di Jawa tidak akan memakai BBM yang harganya mahal. Meskipun pembangkitnya saat ini menggunakan gas dan batubara. Kenapa?

Direktur Operasi Jawa-Bali PLN, Ngurah Adnyana mengatakan BBM diperlukan untuk menaikkan tegangan listrik pada pembangkit yang menggunakan bahan bakar gas maupun batubara.

"Terutama pembangkit listrik PLTU yang menggunakan batubara tetap harus menggunakan minyak untuk menaikkan tegangan hingga 20%, setelah mencapai 20% lalu batubara masuk, jadi tidak bisa seluruhnya batubara, gas pun begitu juga," kata Adnyana di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (2/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, PLN menargetkan penggunaan BBM pada 2012 akan turun menjadi 5,6% dari sebelumnya pada realisasi 2011 penggunaan BBM masih 14,7%.

"Tetapi penurunan penggunaan minyak hanya 5,6% syaratnya ada pasokan LNG dari FSRU sebesar 7.381 GWh atau 5,1%," ujar Adnyana.

Namun walau belum ada pasokan gas, PLN akan berusaha menurunkan penggunaan BBM hanya mencapai 6,5% saja atau sebesar 2.974 GWh.

"Hal ini dikarenakan ada beberapa pembangkit PLTU sudah bisa dioperasikan," katanya.

Pada akhirnya, pengurangan konsumsi minyak di Jawa tersebut akan dialihkan ke daerah Bali.

"Karena di Bali tidak ada pembangkit listrik menggunakan batubara atau gas, semuanya menggunakan minyak. Jadi untuk daerah Jawa-Bali paling besar penggunaan minyak di pembangkitnya hanya di Bali, sementara di Jawa penggunaan minyak hanya digunakan sebagai alat membangkitkan daya listrik," kata Adnyana.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads