"Seperti kejadian 10 Januari lalu trafo di gardu induk gambir meledak dikarenakan usianya sudah hampir 15 tahun, kita memang akan segera mengganti tetapi keburu rusak duluan," kata Direktur Operasi Jawa-Bali PT PLN, Ngurah Adnyana, di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (2/5/2012).
Ada pula gangguan line bay Bekasi di GITET Cawang pada 26 Maret 2012, diungkapkan Adnyana karena gardu disambar petir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau dari sisi pasokan listrik, pasokan untuk Jawa-Bali lebih dari cukup, dari seluruh pembangkit yang ada mampu memasok sebesar 26.215 megawatt (MW).
"Pasokan listrik di Jawa-Bali sebesar 26.215 megawatt, sementara beban puncak pada April lalu hanya sekitar 20.343 megawatt, jadi masih lebih dari cukup," ungkapnya.
Sedangkan untuk beban puncak listrik di Jawa-Bali pada malam hari tertinggi terjadi pada 24 April 2012 pukul 18.30 WIB sebesar 20.343 MW, dan beban puncak siang di hari yang sama pada pukul 13.30 WIB sebesar 19.100 MW.
"Sebenarnya antara beban puncak siang dan malam sudah mulai baik, selisihnya tidak jauh beda, karena PLN memiliki margin, sayang kalau hanya malam saja yang tinggi," tandasnya.
(rrd/dnl)










































