Jatah BBM Premium di Jawa Tengah Menipis

Jatah BBM Premium di Jawa Tengah Menipis

Angling Adhitya Purbaya - detikFinance
Kamis, 03 Mei 2012 13:35 WIB
Jatah BBM Premium di Jawa Tengah Menipis
Semarang - Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Premium untuk Jawa Tengah (Jateng) hingga Maret 2012 sudah terpakai 30%. Dengan demikian kuota BBM Premium untuk wilayah Jateng semakin menipis.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Teguh Dwi Paryono mengatakan, untuk mengatasi semakin menipisnya kuota Premium, maka pihaknya mengajukan permohonan tambahan jumlah kuota BBM subsidi kepada pemerintah pusat.

"Penambahan tersebut dengan asumsi pertumbuhan permintaan terhadap Premium bersubsidi sebesar 8,7%," kata Teguh di gedung Gubernuran Jateng, jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (3/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meningkatnya permintaan BBM bersubsidi salah satunya disebabkan oleh semakin bertambahnya kendaraan bermotor yang digunakan warga, roda dua maupun roda empat. Sementara itu untuk pengajuan penambahan kuota, menurut Gubernur Jateng Bibit Waluyo, pihaknya sudah mengajukan surat penambahan kuota sebanyak 665 kilo liter.

"Sudah melalui dinas ESDM. Tapi untuk keputusannya tetap tergantung pada pusat," kata Bibit.

Soal kemungkinan diwujudkannya permintaan penambahan kuota premium tersebut tipis karena kuota premium secara nasional sudah dibatasi sebanyak 40 juta kilo liter.

Realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh PT Pertamina (Persero) secara nasional dalam 4 bulan pertama telah mencapai 14,1 juta KL atau 107,4% terhadap kuota pada periode berjalan yang ditetapkan sebesar 13,2 juta KL.

Berdasarkan data penyaluran BBM PSO oleh Pertamina per 30 April 2012, realisasi penyaluran Premium telah menyentuh angka 8,9 juta KL atau 110% dari kuota yang ditetapkan, yaitu sebesar 8,1 juta KL.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads