5 SPBU Disegel, Shell Uji Tangki BBM

5 SPBU Disegel, Shell Uji Tangki BBM

- detikFinance
Jumat, 04 Mei 2012 18:28 WIB
5 SPBU Disegel, Shell Uji Tangki BBM
Jakarta - Pasca penyegelan 5 SPBU miliknya, pihak Shell Indonesia menegaskan telah melakukan uji terhadap tangki timbun di SPBU miliknya. Shell dan Dinas Perindustrian & Energi telah menyetujui penggunaan metode pengujian dengan cara Vacuum Test untuk tangki pendam di 5 SPBU mereka yang disegel.

"Proses pengujian sudah mulai dilakukan dan hasil awal membuktikan validitas pengujian tangki pendam. Seluruh tangki pendam dan pipa bahan bakar di SPBU S.Parman dan Gatot Soebroto telah lulus uji, sementara 3 SPBU lainnya masih menunggu jadwal pengujian secepatnya. Shell berharap Dinas Perindustrian dan Energi dapat segera membuka kembali ke-5 SPBU," kata External Communications and Social Performance Manager Shell Indonesia Sri Wahyu Endah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/5/2012)

Shell mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak terkait proses komunikasi dan konsultasi untuk mencari solusi terbaik dalam menghadapi masalah penutupan sementara SPBU Shell.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Shell adalah perusahaan pertama di industri minyak dan gas yang memperkenalkan tangki pendam berdinding ganda (double wall under-ground tank) untuk SPBU di Indonesia. Teknologi baru ini sudah digunakan Shell sejak SPBU pertama dibuka dan beroperasi di tahun 2005," katanya.

Sebelumnya pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan telah menyegel 5 SPBU Shell di beberapa lokasi di Jakarta. SPBU mana saja yang disegel oleh Pemprov tersebut?

Kepala Dinas Energi dan Industri DKI Jakarta, Andi Baso mengatakan, kelima SPBU Shell disegel karena izin usahanya sudah habis satu bulan yang lalu. Penyegelan ini dilakukan sejak 24 April lalu.

SPBU Shell yang disegel adalah: Shell Mampang-1 Jakarta Selatan, Shell Kyai Tapa-1 Jakarta Barat, Shell Gatot Subroto Jakarta Timur, Shell S. Parman-1 Jakarta Barat, Shell Suprapto.

"Kelima pom bensin Shell ini tidak diizinkan beroperasi hingga izin usahanya diperpanjang. Habisnya 1 bulan yang lalu," kata Andi beberapa waktu lalu.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads