Demikian hasil survey mingguan terhadap sentimen pasar yang dirilis CNBC hari ini (7/5/2012). Survey ini melibatkan 13 responden yang terdiri dari para analis dan trader. Lima responden atau kurang dari 40% memperkirakan harga minyak akan turun lagi minggu ini. Sementara lima responden lain memperkirakan harga tidak berubah dan tiga responden lagi memprediksi kenaikan harga.
Salah seorang responden mengatakan, melemahnya prospek ekonomi menimbulkan ekspektasi adanya stimulus lebih lanjut dari Federal Reserve atau Bank Sentral Eropa yang melemahkan langkah-langkah selanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga minyak mentah berjangka AS per barelnya sudah turun sebanyak USD 3. Demikian juga harga minyak mentah Brent yang turun US$ 2,50 per barel setelah Minggu kemarin pemilih Yunani menyerang partai-partai pro dana talangan dan pemilih Perancis menggulingkan incumbent Nicolas Sarkozy dari kursi presiden. Menurut Reuters, Sarkozy adalah dalang utama pengadaan dana talangan untuk negara-negara berutang dan program penghematan.
(ang/ang)











































