Pasca Pemilu Prancis, Harga Minyak Dunia Bisa Terus Turun

Pasca Pemilu Prancis, Harga Minyak Dunia Bisa Terus Turun

Metta Pranata - detikFinance
Senin, 07 Mei 2012 14:31 WIB
Pasca Pemilu Prancis, Harga Minyak Dunia Bisa Terus Turun
Jakarta - Harga minyak mentah dunia diperkirakan terus turun minggu ini, bisa mencapai US$ 90 per barelnya. Pasalnya, data tenaga kerja AS bulan April yang melaporkan tingginya angka pengangguran melebihi perkiraan dan hasil pemilu di Jerman juga Yunani yang menolak program penghematan dari Jerman.

Demikian hasil survey mingguan terhadap sentimen pasar yang dirilis CNBC hari ini (7/5/2012). Survey ini melibatkan 13 responden yang terdiri dari para analis dan trader. Lima responden atau kurang dari 40% memperkirakan harga minyak akan turun lagi minggu ini. Sementara lima responden lain memperkirakan harga tidak berubah dan tiga responden lagi memprediksi kenaikan harga.

Salah seorang responden mengatakan, melemahnya prospek ekonomi menimbulkan ekspektasi adanya stimulus lebih lanjut dari Federal Reserve atau Bank Sentral Eropa yang melemahkan langkah-langkah selanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kirk Howell, COO anak usaha Sungard di bidang energi dan komoditas, Sungard Kiodex mengatakan, harga minyak masih bisa turun lagi sekitar US$ 7-10 lagi selama beberapa minggu ke depan. β€œIni dikarenakan data ekonomi yang keluar selama seminggu terakhir meyakinkan bahwa kita belum melihat kondisi terburuk Eropa dan pemulihan di AS sedang baik-baiknya,” kata Howell.

Harga minyak mentah berjangka AS per barelnya sudah turun sebanyak USD 3. Demikian juga harga minyak mentah Brent yang turun US$ 2,50 per barel setelah Minggu kemarin pemilih Yunani menyerang partai-partai pro dana talangan dan pemilih Perancis menggulingkan incumbent Nicolas Sarkozy dari kursi presiden. Menurut Reuters, Sarkozy adalah dalang utama pengadaan dana talangan untuk negara-negara berutang dan program penghematan.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads