Pembatasan BBM Berdasarkan CC Batal, Pemerintah Takut 'Adu Jotos' di SPBU

Pembatasan BBM Berdasarkan CC Batal, Pemerintah Takut 'Adu Jotos' di SPBU

Luhur Hertanto - detikFinance
Senin, 07 Mei 2012 16:02 WIB
Pembatasan BBM Berdasarkan CC Batal, Pemerintah Takut Adu Jotos di SPBU
Jakarta -

Presiden SBY membatalkan rencana aturan pembatasan konsumsi BBM subsidi dengan dasar melarang mobil 1.500 cc ke atas menggunakan bensin premium. Apa alasannya?

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pembatasan tersebut tak banyak manfaatnya, malah mudharatnya yang banyak. Karena saat ini sudah banyak mobil 1.500 cc ke atas yang tidak memakai bensin premium. Belum lagi nanti bisa ada keributan antara pengguna mobil dengan petugas SBPU.

"Nanti bisa repot. Antara tukang bensin dan yang punya mobil: 'berapa cc? Lihat STNK-nya, oh ini ternyata 1.490 cc,' ribut nantinya," kata Jero di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Senin (7/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pemerintah saat ini juga mempunyai siasat agar masyarakat menghemat konsumsi bensin premium. Salah satu caranya adalah membuat SPBU di kawasan elit yang tidak menjual premium.

"Mulai ada pompa bensin yang hanya menjual pertamax saja, begitu datang: 'ada premium? nggak ada, adanya pertamax'. Mau isi nggak, kalau nggak mau isi ya lewat. Jadi maksa-maksa sedikit, tujuannya adalah untuk menghemat BBM. Itu intinya," tegas Jero.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads