Ini Wasiat Widjajono Kepada Sang Istri Soal BBM Subsidi

Ini Wasiat Widjajono Kepada Sang Istri Soal BBM Subsidi

- detikFinance
Rabu, 09 Mei 2012 15:17 WIB
Ini Wasiat Widjajono Kepada Sang Istri Soal BBM Subsidi
Jakarta - Banyak orang yang protes jika pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dilakukan maka mendiskriminasi golongan-golongan masyarakat. Namun Almarhum Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo menegaskan subsidi BBM bukan untuk semua golongan masyarakat.

Istri Almarhum Widjajono, Nina Sapti Triaswati mengatakan suaminya 'berwasiat' bahwa subsidi BBM yang triliunan tersebut tidak untuk semua golongan rakyat. Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) ini menyampaikan pesan wasiat suaminya bahwa subsidi hanya untuk orang yang berhak.

"Hanya mereka yang berhak, dan yang berhak adalah rakyat miskin dimana sebenarnya mereka sama sekali tidak menikmati sedikit-pun subsidi BBM yang tahun ini sekitar Rp 137 triliun," kata Nina dalam Diskusi Wasiat Wakil Menteri ESDM, di kantor Seketariat Negara, Rabu (9/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Nina, dirinya sangat yakin jika 30% rakyat miskin di Indonesia tidak memiliki kendaraan seperti mobil. Dari data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas subsidi BBM lebih dari 50% dinikmati mobil pribadi.

"77 juta rakyat Indonesia tidak menikmati subsidi BBM, dan 100% saya sangat yakin mereka tidak punya mobil karena penghasilan mereka hanya Rp 300.000 per bulan," kata Nina.

Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia yang berada di pegunungan, di pedalaman apakah mereka pakai sepeda motor. "Tentu tidak, mereka pakai kaki (jalan kaki) namun triliunan rupiah dari subsidi BBM justru dinikmati oleh orang kaya," tegasnya.

'Pesan terakhir' suaminya (Widjajono) meminta kepada pemerintah untuk menerapkan pajak BBM kepada orang-orang yang menikmati subsidi BBM khususnya orang kaya yang memiliki mobil apalagi mobil kelas mewah.

"Kasih mereka pajak kendaraan yang tinggi sebagai kompensasi dari menikmati BBM bersubsidi, tergantung sesuai klasifikasi kendaraan dari mewah, sedang dan biasa," tutup Nina.


(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads