Sebelum Lengser, Jero Ingin Petronas Mulai Produksi Gas di RI

Sebelum Lengser, Jero Ingin Petronas Mulai Produksi Gas di RI

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 09 Mei 2012 17:45 WIB
Sebelum Lengser, Jero Ingin Petronas Mulai Produksi Gas di RI
Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meminta Petronas mempercepat rencana produksi gas di dua lapangan yakni Kepodang Jawa Tengah dan Ketapang Madura pada 2014. Permintaan ini lebih cepat dari rencana perusahaan migas asal Malaysia itu mulai produksi gas di 2015.

"Saya baru menerima paparan dari CEO Petronas Datuk Shamsul (Shamsul Azhar Abbas), beliau memaparkan program tentang rencana produksi di dua lapangan yang mereka dapatkan di Indonesia yaitu Kepodang dan Ketapang," kata Jero kepada wartawan di Kantornya, Rabu (9/5/2012).

Diungkapkan Jero, Lapangan Kapodang terletak di daerah Jepara bagian Utara Jawa Tengah yang terletak di tengah laut di Blok Muria yang akan menghasilan 116 juta kaki kubik fit per hari (MMSCFD). Selain itu, Lapangan Ketapang yang terletak di Madura bagian utara di Blok Bukit Tua yang menghasilkan 50 MMSCFD dan minyak 2.000 barel per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedua lapangan tersebut sudah lama dimenangkan Pertonas, dan dalam paparannya (CEO Pertronas) kedua lokasi tersebut baru akan menghasilkan migas (minyak dan gas) menurut jadwal pada April 2015," kata Jero.

Sebulan lalu ia juga bertemu dengan pihak Petronas. "Saya minta jangan April 2015 kelamaan keburu saya tidak jadi Menteri lagi, saya minta 2014 sebelum Oktober. terus beliau hitung-hitung, ternyata bisa ada schedule baru, maju dari April 2015 akan bisa produksi pada Oktober 2014 atau kalau lancar semua bisa Juni 2014," ungkap Jero.

Sebelumnya ada yang belum cocok karena belum dikomunikasikan, yaitu soal pipa gas Kepodang yang merupakan milik usaha di bawah bendera PT Bakrie & Brothers Tbk.

"Kemarin Petronas mengatakan bagaimana bisa bikin gas kalau belum ada pipanya. Hari ini sudah beres, Bakrie sudah bikin surat pernyataan, bahwa akan segera kerja dan selesai 2014 dan Petronas juga selesai, jadi gas keluar pipanya jadi," tandasnya.

(rrd/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads