PLN Minta Mal dan Hotel Tak Kena Aturan Hemat Listrik

PLN Minta Mal dan Hotel Tak Kena Aturan Hemat Listrik

- detikFinance
Kamis, 10 Mei 2012 15:36 WIB
PLN Minta Mal dan Hotel Tak Kena Aturan Hemat Listrik
Tangerang - Konsumsi mal-mal di Jakarta memang cukup besar, namun PT PLN (Persero) menganggap wajar karena mal merupakan sektor yang produktif dan tak harus dibatasi konsumsi listriknya.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, wajar jika mengkonsumsi listrik mal besar, karena mal sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi yang produktif

"Itu kan masuk ke usaha produktif, jadi kalau kegiatan produktif konsumsi listriknya jangan dihambat, kegiatan yang konsumtif yang harus dihemat," ungkapnya di Tangerang, Kamis (10/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tetapi Nur malah menyoroti konsumsi listrik yang berlebihan justru yang harus dihindari pada tingkat rumah tangga yang dinilainya lebih bersifat konsumtif.

"Kalau berhemat itu harus pilih-pilih, yang konsumtif itu harus dihemat misalnya dirumah ada taman disoroti lampu terang benderang nah itu konsumtif dan itu harus dihemat. Tapi kalau usaha-usaha produktif, mau mal atau hotel terus industri, itu harus didorong supaya ekonomi tumbuh," sanggahnya.

Terkait usulan Presiden SBY yang mewajibkan agar gedung-gedung pemerintahan melakukan penghematan konsumsi listrik. Nur menyerahkan sepenuhnya kebijakan mekanisme penghematan tersebut ke pemerintah karena menurut Dirut PLN ini, tugas PLN hanya melayani kebutuhan listrik.

"Itu pemerintah dong yang mengatur, kita hanya menyediakan listriknya jadi itu pedoman-pedoman penggunaan AC, penerangan itu pemerintah dalam hal ini ESDM yang menangani," tutupnya.

(feb/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads