“Kami tetap masuk seperti biasa walau sudah lebih 2 minggu (tepatnya 17 hari) SPBU kami disegel Pemprov,” kata salah satu karyawan SBPU Shell Mampang-1, Jakarta Selatan, yang ditemui detikFinance, Kamis (10/5/2012) malam.
Dikatakan karyawan tersebut, sistem kerja tetap berlaku dan mereka tetap digaji seperti biasa walau sama sekali tidak melayani pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan karyawan tersebut, semua karyawan SPBU Shell yang disegel tersebut tetap optimis, masalah yang sedang mendera tempat dia bekerja akan cepat selesai.
“Ini hanya masalah perizinan saja, bos juga sudah bilang tetap tenang, santai saja, sebentar lagi selesai dan tetap digaji dan yang penting tidak ada pemecatan,”tukas karyawan tersebut.
Seperti diketahui, sejak 24 Maret lalu 5 (lima) SPBU milik Shell di Jakarta disegel akibat masalah perpanjangan izin. Kelima SPBUtersebut diantaranya, Shell Mampang-1 (Jakarta Selatan), Shell Kyai Tapa-1 (Jakarta Barat), Shell Gatot Subroto (Jakarta Timur), Shell S. Parman-1 (Jakarta Barat) danShell Suprapto.
(rrd/ang)











































