Demikian disampaikan oleh Direktur Jendral Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kardaya Warnika dalam rapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/5/2012).
"Energi Baru Terbarukan (alternatif) mengalami banyak kendala. Sulit mengembangkan energi terbarukan jika kendala ini tidak dselesaikan," kata Kardaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Adanya subsidi BBM. Harga BBM yang sangat murah sehingga energi terbarukan sulit dikembangkan karena harga bersaing dengan BBM yang disubsidi besar-besaran sehingga harganya tidak wajar.
- Tumpang tindih lahan. Seperti panas bumi yang sering kali terdapat di hutan. Sangat bertentangan dengan kementerian kehutanan.
- Belum mendukungnya peraturan perundang-undangan. Terutama terkait bioetanaol. Belum jelas regulasi cukai.
- Dukungan pendanaan. Bank-bank belum paham betul manfaat dari energi terbarukan
- Harga jual masih cukup rendah
- Belum adanya dukungan dari industri hulu.











































