Dirut PGN: Kami Tidak Ambil Untung Dari Naiknya Gas

Dirut PGN: Kami Tidak Ambil Untung Dari Naiknya Gas

- detikFinance
Selasa, 22 Mei 2012 19:43 WIB
Dirut PGN: Kami Tidak Ambil Untung Dari Naiknya Gas
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengatakan penyesuaian harga gas sebesar 55% sebagai sesuatu yang hal yang sulit bagi perseroan.

Meski banyak dikeluhkan para pengusaha, Direktur Utama BUMN Gas, Hendi Prio Santoso ngoto perlu adanya penyesuaian harga gas. Pasalnya disparitas harga yang tinggi antara harga gas di dalam negeri dan luar negeri.

"Kalau dibandingkan dengan kenaikan harga di sektor hulu, di atas 200%. Tahun depan mereka akan naik lagi. Apa yang kami lakukan?" kata Hendi usai RUPS di Jakarta, Selasa (22/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yaitu penyesuaian 50% dari tarif. Kita berupaya mencari titik tengah yang baik," paparnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga yang perseroan lakukan memang menimbulkan kontrovesi di kalangan pengusaha. Namun kembali
lagi, dia menyoroti masalah disparitas.

"Tidak dapat dipungkiri pasti ada yang mengeluh. Ada juga yang mungkin kaget," sambungnya.

Atas kenaikan harga mencapai 55%, diakui Hendi, bukan hal yang istimewa. PGN tidak memperoleh keuntungan sama sekali dari penyesuaian harga gas tersebut.

"PGN tidak mengambil keuntungan dari penyesuaian harga, bukan kenaikan harga. Karena cost-nya kita naik besar sekitar 200%," ucap Hendi.

"Yang kita upayakan jalan tengahnya, agar industri dan rumah tangga dapat gasnya. Tapi juga kita harus memperhatikan sisi hulu agar tidak mengekspor," tegasnya.

(feb/wep)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads