Jatah Bensin Premium Untuk Kalimantan Ditambah 80.000 Kiloliter

Jatah Bensin Premium Untuk Kalimantan Ditambah 80.000 Kiloliter

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 23 Mei 2012 19:18 WIB
Jatah Bensin Premium Untuk Kalimantan Ditambah 80.000 Kiloliter
Jakarta - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) hanya akan menambah 5% kuota bensin premium untuk Kalimantan dari kuota bensin premium 1.600.399 kiloliter (KL), atau sekitar 80 ribu KL.

Kepala BPH Migas Andy Someng mengatakan, kuota BBM subsidi (premium, solar, dan minyak tanah) untuk Kalimantan di tahun ini adalah 3.037.114 KL.

Empat provinsi di Kalimantan meminta tambahan 20% dari 3,037 juta KL. Namun pemerintah tidak bisa memenuhi permintaah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hanya akan ditambah 5% dari kuota BBM subsidi dari Kalimantan yang pada APBN 2012 ditetapkan sebesar 3.037.114 KL," ungkap Andy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/5/2012).

Andy mengatakan, pemerintah hanya akan memberikan tambahan jatah untuk bensin premium saja, tidak untuk solar dan minyak tanah.

"Kita hanya akan tambah premium saja dari total kuota, jadi solar tidak akan ditambah, dan kerosine (minyak tanah) tidak akan ditambah pula karena tidak membutuhkan tambahan, di mana kuota premium Kalimantan sebesar 1.600.399 kiloliter," ujarnya.

Kenapa hanya premium? Andy mengatakan sisa kuota BBM subsidi saat ini hanya sebesar 2,5 juta KL dan semuanya premium.

"Sisanya cuma 2,5 juta KL dan itu tinggal premium saja. Sebanyak 2,5 juta KL berasal dari sisa dari jatah kuota BBM nasional sebesar 40 juta KL, yang baru dibagikan hanya 37,5 juta KL berdasarkan APBN 2012," jelasnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads