βPrediksi kita 40 juta KL tersebut akan kurang dan diperkirakan akan habis kira-kira Oktober 2012,β kata Jero Wacik ketika ditemui di kantornya, Senin (28/5/2012).
Menurut Jero, untuk itu dirinya akan mewacanakan untuk segera bertemu dengan DPR untuk membahas penambahan kuota BBM Subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Jero dibeberapa kesempatan Jero mengungkapkan permohonan penambahan kuota yang akan dilakukannya nanti ada alas an dan faktanya.
βIni 4 Gubernur di Kalimantan sudah minta tambahan, mungkin bisa nanti ada gubernur di daerah lain juga minta, makin kuat dasar saya untuk minta tambahan nanti ke DPR,β tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng juga memperkirakan kuota BBM bersubsidi pasti akan jebol. Jika pemerintah tidak melakukan kebijakan pengendalian apapun, maka proyeksi realisasi BBM subsidi tahun 2012 bisa melonjak hingga 47,06 juta KL, konsumsi premium bisa mencapai 29,25 juta KL, solar mencapai 16,10 juta KL, dan minyak tanah (kerosene) sekitar 1,7 juta KL.
"Namun apabila diikuti dengan kebijakan pengendalian yang lebih intensif artinya pengaturan dan pengawasan Satgas BBM lebih ketat, maka proyeksi realisasi BBM subsidi tahun ini tetap akan jebol yakni hingga 44,165 juta KL," tandas Andy.
(rrd/dru)











































