Instruksi Hemat SBY Hanya Hemat BBM Subsidi 568.000 Kiloliter

Instruksi Hemat SBY Hanya Hemat BBM Subsidi 568.000 Kiloliter

- detikFinance
Rabu, 30 Mei 2012 18:11 WIB
Instruksi Hemat SBY Hanya Hemat BBM Subsidi 568.000 Kiloliter
Foto: Setpres
Jakarta - Presiden SBY mengeluarkan lima instruksi hemat BBM subsidi. Dari instruksi tersebut, penghematan BBM subsidi yang ditargetkan adalah 568 ribu kiloliter (KL).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik di kantornya, Jakarta, Rabu (30/5/2012).

"Dari penghematan energi yang dilakukan mulai 1 Juni 2012 dengan melarang kendaraan pemerintah konsumsi BBM subsidi dan listrik, tambang dan perkebunan serta konversi BBM hanya dapat menghemat total sekitar 568.000 KL," kata Jero.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirinci Jero, untuk penghematan yang didapat dari mewajibkan kendaraan pemerintah, BUMN dan BUMD, BBM menggunakan BBM non subsidi, pemerintah menghemat konsumsi BBM subsidi 135.000 KL.

"Sementara aturan yang mewajibkan kendaraan tambang dan perkebunan yang dimulai pada 1 September BBM subsidi yang dapat dihemat sebesar 425.000 KL, sedangkan untuk penghematan BBM dari program percepatan konversi BBM ke BBG tidak terlalu banyak hanya sekitar 8.000 KL," ungkap Jero.

Sementara penghematan yang bisa didapat dari penghematan listrik dan air di gedung dan kantor pemerintahan dapat menghemat sekitar 20% dari biaya listrik tiap bulannya.

"Kalau listrik yang bisa dihemat dari penghematan listrik di gedung pemerintahan sebesar 20% dari biaya listrik tiap bulannya," ucap Jero.

Terkait program penghematan listrik dan air di kantor pemerintahan diakuinya memang program lama dan pernah dilaksanakan.

"Namun program tersebut berhasil dan efektifitasnya ada, makanya sekarang kita lakukan lagi dan saya yakin pasti berhasil," katanya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads