Dalam sosialisasi tersebut, bos-bos SPBU tersebut mengaku masih bingung dengan aturan dan mekanisme penerapannya di lapangan.
Seperti diungkapkan, Hari Purwanto pengusaha SPBU di Tanggerang mengaku ragu aturan ini berjalan baik di lapangan, karena implementasinya sulit dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, menurut Hari kalaupun ada stiker dan berpelat merah, masih ada saja pengguna kendaraan yang ngotot ingin beli BBM subsidi walaupun sudah diberitahukan petugas SPBU.
"Kami bisa apa, kalau benar tetap ingin membeli, bisa kami melawan, tidaklah, karena kami hanya ingin melayani konsumen sebaik-baiknya," ujarnya.
Banyak lagi, persoalan-persoalan teknis yang masih membingungkan petugas SPBU nanti di lapangan, dari beberapa pertanyaan pengusaha SPBU antara lain?
"Bagaimana kalau ada mobil berpelat merah tapi tidak pakai stiker? Apakah dia masih bisa beli BBM subsidi?"
"Bagaimana dengan mobi Polisi dan TNI? Boleh beli BBM subsidi?"
Dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang sampai acara sosialisasi selesai belum banyak yang terjawab.
(rrd/dnl)











































