Truk tangki BBM bakal dijadikan SPBU agar solar subsidi bisa didapatkan dengan mudah. Ada 65 armada SPBU 'bergerak' yang telah disiapkan oleh Pertamina di seluruh Indonesia. Pertamina telah menunjuk agen untuk menyediakan truk tangki ini, namun tidak disebutkan siapa agennya.
Agen Pertamina ini berupa mobil tangki berkapasitas 5.000-8.000 liter solar yang dilengkapi dengan meter arus, pompa produk, dan nozzle sehingga dapat beroperasi layaknya SPBU yang sifatnya mobile atau bergerak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Armada-armada Agen BBM Pertamina tersebut tersebar di Sumatera (12 armada), DKI-Jawa Barat-Banten (6 armada), Jateng-Jatim-Balinus (21 armada), Kalimantan (20 armada), dan Sulawesi-Papua-Maluku (6 armada). Sampai dengan akhir tahun diproyeksikan sekitar 200 armada sejenis yang akan beroperasi di seluruh Indonesia.
Selain meluncurkan Agen BBM, Pertamina juga telah menerapkan sistem pengawasan BBM bersubsidi POS (point of sales) seperti di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sebanyak 110 titik untuk memonitor, merekam pembelian BBM Bersubsidi di setiap kendaraan baik volume, waktu, lokasi SPBU, kewajaran pembelian dan termasuk juga identitas kendaraan pelanggan.
Pertamina juga menggenjot pengembangan SPBU yang khusus menyediakan BBM non subsidi di berbagai daerah, dan telah terdapat sekitar 21 SPBU yang khusus menyediakan solar non subsidi. Pertamina kini memiliki 5 SPBU Pertamax Series di Jabodetabek dan Bali yang diharapkan akan terus bertambah.
(dnl/dru)











































