Data indeks daya beli menunjukkan penurunan di Mei ke 50,4 atau yang terendah sepanjang tahun ini. Data manufaktur di Jerman juga menunjukkan kontraksi, dan nilai tukar euro jatuh ke level terendahnya dalam 23 bulan terakhir terhadap dolar AS, sebagai akibat kekhawatiran melemahnya sektor perbankan Spanyol.
"Kami memang sangat khawatir dengan kondisi Yunani, Spanyol, dan euro, serta data ekonomi AS dan China yang tidak positif," kata seorang broker minyak Tony Mahacek dikutip dari Reuters, Jumat (1/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara harga minyak AS turun US$ 1,45 menjadi US$ 85,08 per barel atau turun 17% sepanjang Mei, yang juga penurunan terbesar dalam satu bulan sejak 2008.
(dnl/ang)











































