Harga rata-rata minyak mentah Indonesia berdasarkan perhitungan Formula Indonesia Crude Price (ICP) bulan Mei 2012 mencapai US$ 113,76 per barel. Angka ini mengalami penurunan US$ 10,88 per barel dari US$ 124,63 per barel pada bulan April 2012.
Sementara itu harga Minas/SLC mencapai US$ 117,67 per barel, atau turun US$ 10,29 barel dari US$ 127,96 per barel pada bulan April 2012.
Demikian seperti dikutip detikFinance dari laporan ICP dari situs ESDM, Minggu (3/6/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penurunan harga minyak mentah Indonesia tersebut sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional, yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi bahwa harga minyak saat ini masih terlalu tinggi sehingga Arab Saudi berencana terus meningkatkan produksi minyak mentahnya untuk menurunkan harga menjadi sekitar US$ 100 per barel," jelas laporan tersebut.
Faktor lainnya adalah pertemuan Iran dengan negara-negara barat untuk membahas program nuklir Iran serta persetujuan Iran untuk menerima inspeksi International Atomic Energy Agency (IAEA).
Hal ini menimbulkan harapan berakhirnya krisis geopolitik di Timur tengah akibat isu nuklir Iran. Terdapat pula kekhawatiran pasar akibat menurunnya prospek penyelesaian krisis Yunani menjadi tidak jelas, setelah pemilihan umum dimenangkan pihak yang tidak setuju dengan rencana penghematan anggaran. Padahal langkah penghematan merupakan syarat untuk mendapatkan bailout dari Uni Eropa.
"Melemahnya perekonomian khususnya zona Eropa yang diindikasikan dengan tingginya tingkat pengangguran di Spanyol hingga mencapai 24,4%, juga menyebabkan menurunnya harga minyak dunia," katanya.
Selain itu, proyeksi produksi minyak mentah dari negara-negara OPEC (Organization of The Petroleum Exporting Countries) tahun 2012 menunjukkan peningkatan dibandingkan proyeksi produksi bulan sebelumnya, berdasarkan publikasi EIA (Energy Information Administration) dan CGES (Centre for Global Energy Studies) bulan Mei 2012.
"EIA merevisi proyeksi produksi minyak mentah OPEC tahun 2012 menjadi sebesar 30,85 juta barel per hari atau naik 0,28 juta barel per hari dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya. CGES merevisi proyeksi produksi minyak mentah OPEC tahun 2012 menjadi sebesar 31,20 juta barel per hari atau naik 0,20 juta barel per hari dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya," jelas laporan itu.
Berikut ini perkembangan harga rata-rata minyak mentah di pasar internasional di Mei 2012:
- WTI (Nymex) turun sebesar US$ 8,63 per barel dari US$ 103,35 per barel menjadi US$ 94,72 per barel.
- Brent (ICE) turun sebesar US$ 10,20 per barel dari US$ 120,49 per barel menjadi US$ 110,29 per barel.
- Tapis (Platts) turun sebesar US$ 9,60 per barel dari US$ 126,81 per barel menjadi US$ 117,21 per barel.
- Basket OPEC turun sebesar US$ 9,79 per barel dari US$ 118,18 per barel menjadi US$ 108,39 per barel.











































