Dahlan Iskan: Saya Sering Jadi Bagian Pengaduan Mati Lampu

Dahlan Iskan: Saya Sering Jadi Bagian Pengaduan Mati Lampu

- detikFinance
Senin, 04 Jun 2012 20:37 WIB
Dahlan Iskan: Saya Sering Jadi Bagian Pengaduan Mati Lampu
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan dirinya seringkali dapat protes soal mati lampu dari masyarakat lewat jejaring sosial Twitter. Dia pun berusaha untuk menekan beban listrik PLN lewat listrik dengan energi alternatif.

Mantan Dirut PLN ini menyatakan dirinya sangat senang Jasa Marga bisa menggunakan listrik bertenaga surya (solar cell) untuk tol bandara dari Cawang hingga Soekarno-Hatta sepanjang 38 km.

"Saya ingin memberikan penghargaan khusus kepada Jasa Marga yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan merintis suatu pekerjaan yang dulu dipikir sulit untuk dilakukan, yaitu mengganti lampu dengan solar cell," jelas Dahlan dalam acara penyerahan Penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) atas jalan tol terpanjang dengan solar cell di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Senin (4/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, penggunaan listrik bertenaga surya ini bakal mengurangi beban PLN sehingga mati lampu jadi berkurang. "Twitter ramai sekali tentang lampu mati, saya seperti bagian pengaduan tentang lampu mati," kata Dahlan di acara tersebut.

Karena itu, dia pun menghargai usaha Jasa Marga untuk mengurangi beban listrik PLN lewat lampu bertenaga surya ini.

Dalam kesempatan tersebut, Dahlan sempat curhat soal pengalamannya menjabat Dirut PLN. Menurutnya jabatan Dirut PLN menjadi pengalaman yang berharga.

"Saya sangat berterimakasih disekolahkan di PLN, saya anggap di PLN itu sekolah, yang asalnya tidak tahu perlistrikan jadi tahu," ujar Dahlan.

"Baru di PLN itu saya tahu persoalan terberat perlistrikan Indonesia adalah persoalan jam 4 sore sampai jam 9 malam. Oleh karena itu penghematan pada jam-jam itu, penghematannya 3 kali lipat dibanding waktu orang tidur," imbuh Dahlan.

Dia juga mengatakan, proyek solar cell dari Jasa Marga ini akan menjadi bahan yang dia bicarakan dalam sidang kabinet pemerintah agar diikuti oleh pihak lain dalam rangka penghematan listrik.


(dnl/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads