Sejumlah toko di Bogor bahkan tidak bisa berjualan seperti biasanya akibat kelangkaan ini. Warga meminta agar Pertamina kembali menormalkan stok tabung gas atau bahkan, mengembalikannya kepada minyak tanah agar tidak sulit dalam memperolehnya.
Yanto, salah satu pemilik agen tabung gas di kawasan Warung Jambu, Kota Bogor mengungkapkan, dirinya terpaksa tidak bisa menjual tabung gas seperti biasanya. Karena sejak dua pekan terakhir dirinya tidak mendapatkan pasokan gas dari pihak distributor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yanto, kelangkaan tabung gas 3 kilogram akhir-akhir ini ternyata juga membawa dampak terhadap ketersediaan tabung gas 12 kg dan tabung gas 50 kg.
Dirinya memahami apabila Pertamina saat ini tengah melakukan penataan tabung gas 3 kg karena banyaknya pengoplosan, namun sayangnya hal tersebut juga mengakibatkan kelangkaan terhadap tabung gas 12 kg.
"Saya sempat bertanya sama agennya, tapi jawabannya belom ada pasokan dari pusat," terangnya.
Sementara itu, warga meminta agar pihak Pertamina mengembalikan lagi bahan bakar ke minyak tanah apabila Pertamina tidak mampu dalam menormalkan pasokan gas.
Warga juga meminta agar Pertamina lebih baik menaikkan harga tabung gas 3 kg, daripada membuat kesulitan dalam mendapatkan gas 3 kilogram.
"Lebih baik dinaikkan dari pada dibuat susah gini mas," keluh Wahyudin, salah satu Warga Kota Bogor.
(dru/dru)











































