"Elpiji 3 kilogram tidak langka, stoknya ada di distributor, agen dan lainnya, saya sudah lihat sendiri," kata Karen di Kuliah Umum Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Indonesia, Depok, Jakarta, Jumat (8/6/2012).
Karen mengatakan pihaknya sudah melakukan sidak ke 50 titik yang tersebar di berbagai daerah dan dari 520 tabung elpiji 3 kg yang digelontorkan hanya 20 tabung yang dibeli oleh kalangan rumah tangga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Karen, akan sangat mudah kemana larinya ratusan tabung tersebut yang mendadak diberitakan hilang/langka di masyarakat.
"Mudah menebaknya kemana larinya tabung gas tersebut, gas 3 kg inikan untuk rumah tangga, disubsidi oleh pemerintah, sementara ada golongan yang tidak berhak dapat subsidi, dan harganya jauh berbeda dengan yang tidak disubsidi, ke mana? Mudah ditebak," cetusnya.
(rrd/dnl)











































