"Tidak ada mafia di Petral, semua hasil tender kita selama bertahun-rahun ini kita buka dan tidak ada (mafia)," kata Karen ketika ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Jumat (8/6/2012).
Menurut Karen, setiap tender yang dilakukan Petral hanya yang paling murahlah yang akan menang. "Yang paling murah yang menang, ya kalau yang mahal dimenangkan ya kita tidak mau beli dengan apapun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap kita tidak akan mau, walaupun ditekan-tekan oleh siapapun juga kita tidak akan mau," tegas Karen.
Apalagi Pertamina saat ini sudah bersertifikat Good Corporate Government (GCG) dengan skornya sudah 92.
"Kita ini GCG dan skornya saja sudah 92, kalau sudah skornya 92 kita harus beli yang mahal sementara ada yang murah ya kita tidak akan mau," ujarnya.
"Jadi kalau sampai saat ini masih ada tudingan ada mafia di Petral, ada motivasi apa ini," tandasnya.
(rrd/dnl)











































