Jatah BBM Subsidi Kalimantan Ditambah, 'Mafia' Tertawa Girang

Jatah BBM Subsidi Kalimantan Ditambah, 'Mafia' Tertawa Girang

- detikFinance
Senin, 11 Jun 2012 12:26 WIB
Jatah BBM Subsidi Kalimantan Ditambah, Mafia Tertawa Girang
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Pemerintah akhirnya menambahkan jatah atau kuota BBM subsidi di Kalimantan setelah sempat ada demo pemblokiran kiriman batubara. Ini bakal membuat para 'mafia' penimbun BBM tertawa lebar.

Anggota Komisi VII DPR Satya W. Yudha menyatakan bukan rakyat Kalimantan yang senang akan penambahan kuota atau jatah BBM subsidi, namun para penimbun BBM.

"Saya tidak ikhlas kalau kita kabulkan tambahan volume kuota BBM subsidi yang kemarin disuarakan pemerintah daerah Kalimantan tidak mempertimbangkan adanya para pemimbun BBM yang melarikan BBM subsidi ke industri," kata Satya dalam rapat kerja dengan Menteri ESDM Jero Wacik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Satya, dia menilai jika volume BBM subsidi di Kalimantan ditambahkan, penimbun BBM bakal diuntungkan. "Masalahnya yang senang kalau volume BBM subsidi ditambah bukan rakyat tetapi para penimbun BBM subsidi," ucapnya.

Satya meyakini, yang menggerakkan massa untuk memblokir jalur sungai di Kalimantan sehingga kapal batubara tidak bisa melintas dan mengirim batubara ke Jawa adalah para penimbun tersebut.

"Justru yang menggerakkan massa itu para penimbun tersebut, jadi kalau kita tambahkan volume BBM subsidi di Kalimantan, yang tertawa para penimbun tersebut," jelasnya.

Namun, jika pemerintah dan DPR nantinya sepakat untuk menambah volume BBM subsidi, jumlah yang ditambah harus mempertimbangkan para penimbun-penimbun tersebut.

"Jangan kita tambah tanpa mempertimbangkan bahwa di luar ada para penimbun tersebut, masalahnya berapapun yang kita tambah akan habis juga, Karena BBM-nya lari ke industri, pertambangan, dan perkebunan," tandasnya.


(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads