Pemerintah 'Rogoh' Rp 1 Triliun Untuk Studi Pembuatan Kilang

Pemerintah 'Rogoh' Rp 1 Triliun Untuk Studi Pembuatan Kilang

- detikFinance
Senin, 11 Jun 2012 20:30 WIB
Pemerintah Rogoh Rp 1 Triliun Untuk Studi Pembuatan Kilang
Jakarta - Lambatnya realisasi pembangunan kilang minyak yang dilakukan investor asing membuat pemerintah memutuskan untuk membangun kilang minyak sendiri. Pemerintah menyiapkan Rp 1 triliun untuk melakukan studi dan penentuan lokasi kilang.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi, Evita Herawati Legowo mengatakan pemerintah akan melakukan pembangunan kilang minyak sendiri untuk ketahanan energi.

"Kita akan bangun kilang minyak sendiri, saat ini lokasinya sedang dipilih-pilih, bisa di Sumatera atau beberapa lokasi lainnya yang sedang kita lihat," kata Evita ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kilang ini proyek multiyears, dana studi disiapkan RP 1 triliun, harapan kami selesai sekitar 5-6 tahun," ujarnya.

Apabila nanti studi dan penentuan lokasi selesai, pada 2015 pembangunan konstruksi akan dimulai. "Jadi kalau 3 tahun yang diharapkan 2017 atau 2018 pembangunan kilang selesai," ungkapnya.

Kilang ini akan menjadi milik pemerintah. Rencana ini sudah ada sejak 1998, namun banyak kendala sehingga belum bisa terealisasi.

"Ada dua hal yang menjadi hambatan pembangunan kilang tersebut, pertama dana dan investor. Apapun kalau kita tergantung sama investor asing akan banyak persyaratan, dengan membangun kilang sendiri mudah-mudahan tidak hambatan minimal mengurangi variabel," jelasnya.

Terkait rencana pembangunan kilang tersebut, sampai saat ini pemerintah belum menggandeng perusahaan minyak negara yakni Pertamina.

"Dengan Pertamina kita belum ada kerjasama. Saat ini baru studi dengan Pertamina sebelum dikerjakan," tambahnya.

Diperkirakan untuk pembangunan satu kilang ungkap Evita membutuhkan dana Rp 90 triliun.

"Rp 1 triliun kan baru studi, lokasi, dan segala macam persiapannya. Saya siapkan 5 tahun, kita termasuk prihatin kondisinya, kemarin rencana tersebut tidak jadi-jadi. Tetapi kita ingat juga Balikpapan (kilang) juga memakai anggaran APBN. Bahkan kilang di Balikpapan dan Cilacap-Balongan pun ada dana APBN-nya," tandasnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads