Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, jika tahun depan TDL tak naik, maka subsidi listrik bisa tembus Rp 100,05 triliun atau naik dari tahun ini Rp 65 triliun.
"Pada 1 Januari 2013 Tarif Tenaga Listrik kami usulkan naik 10%, jika tidak naik maka subsidi listrik tahun depan bisa tembus mencapai Rp 100,32 triliun apabila ICP (Indonesia Crude Price/harga minyak) ditetapkan US$ 120 per barel," kata Jero dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun jika TDL dinaikkan 10% tahun depan dengan ditetapkan ICP US$ 100 maka subsidi listrik yang dibutuhkan Rp 77,83 triliun dengan asumsi pertumbuhan listrik 8%-9%," ucapnya.
Dikatakan Jero, besaran subsidi listrik yang ditetapkan juga berdasarkan penetapan harga minyak dan asumsi kurs Rp 9.000/US$. "Yang pasti setiap kenaikan kurs Rp 100 per dolar akan menambah subsidi listrik sekitar Rp 800 miliar," cetusnya.
(rrd/dnl)











































