"Tentunya saya harus bersyukur diberi amanah oleh negara Republik Indonesia yang sangat besar ini. Ini adalah sebuah tugas yang sangat berat bagi siapapun karena bidang energi merupakan tulang punggung kebutuhan bangsa," ujar Rudi dalam pernyataannya yang dikutip, Rabu (13/6/2012).
Pria lulusan Teknik Perminyakan ITB ini menyatakan, meski berat, namun tugas barunya ini menjadi tantangan untuknya agar bisa bekerja lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi akan menggantikan teman satu almamaternya Widjajono Partowidagdo yang meninggal 21 April 2012 lalu saat mendaki Gunung Tambora.
Rudi dan Widjajono sama-sama lulusan Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB). Keduanya juga sama-sama pengajar di perguruan tinggi negeri di Bandung tersebut.
Saat ini pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat tahun 1962 ini bekerja sebagai Deputi Operasi BP Migas.
(dnl/ang)











































