BBM dan Elpiji di Batam-Bengkulu Terancam Langka

BBM dan Elpiji di Batam-Bengkulu Terancam Langka

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 19 Jun 2012 10:40 WIB
BBM dan Elpiji di Batam-Bengkulu Terancam Langka
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -

Kisruh atau bentrokan masyarakat di Bengkulu dan Batam mengancam suplai BBM dan elpiji di kedua daerah itu.Pendistribusian elpiji dan BBM di dua wilayah tersebut terhambat.

VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) M. Harun menyatakan, bentrokan yang melibatkan masyarakat dan aparat di Bengkulu berpotensi menghambat pendistribusian elpiji di wilayah tersebut.

"Sementara itu, Pertamina terpaksa menutup sementara SPBU dan perumahan Pertamina di Bukit Senyum, Batam akibat bentrokan warga di sekitar lokasi," jelas Harun dalam keterangannya, Selasa (19/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diungkapkan Harun, bentrokan yang telah menelan korban 3 orang meninggal dan 17 orang luka-luka di Bengkulu terjadi di daerah Kepala Curup yang merupakan perlintasan mobil skid tank elpiji dari supply point ke Bengkulu. Akibatnya, 11 unit mobil skid tank yang mengangkut elpiji tertahan di Lubuk Linggau hingga dipastikan kondisi benar-benar aman.

"Terdapat 11 mobil skid tank pengangkut elpiji yang tertahan di Lubuk Linggau. Tidak ada jalur alternatif dari Sumatera Selatan menuju Bengkulu. Saat ini kami masih mencari solusi agar skid tank secepatnya tiba di Bengkulu," Harun.

Di Batam, Pertamina terpaksa menutup sementara satu unit SPBU dan melakukan penjagaan ketat pada perumahan Pertamina di Bukit Senyum sebagai antisipasi terhadap terjadinya bentrokan warga di sekitar Hotel Planet Holiday 1, Batam. Aparat kepolisian dan security disiagakan di kedua titik tersebut untuk menghindari perusakan atau tindakan anarkis lainnya.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads