"Saya sedang hitung juga berapa sih toleransi yang masih mereka terima soal kenaikan gas," ungkap Jero di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Jero saat mendengarkan masukan pengusaha di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjelaskan, ada beberapa masukan dari pengusaha. Menurutnya ada yang menerima kenaikan gas tetapi harus dilakukan secara bertahap atau tidak dinaikkan sebesar 55 persen, ada juga yang meminta menunda kenaikan harga gas hingga setelah lebaran serta ada juga yang setuju kenikan tetapi pasokan gas harus lancar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditempat yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur menejelaskan pihaknya mengaku keberatan dengan kenaikan harga gas sebesar 55 persen karena menambah beban biaya. Menurutnya, kenaikan harga sebaiknya diterapkan tahun depan.
"Minimal sampai tahun depan lah," imbuh Natsir
(feb/dru)











































