RI Harus Contek Cara Iran Mengelola Minyak

RI Harus Contek Cara Iran Mengelola Minyak

- detikFinance
Jumat, 22 Jun 2012 14:41 WIB
RI Harus Contek Cara Iran Mengelola Minyak
Jakarta - Meskipun produksi minyaknya mencapai 4 juta barel per hari, namun Iran tidak mau bergantung kepada uang hasil jualan minyak untuk operasional negara.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden Iran Ebrahim Azizib ketika bertemu dengan Wakil Presiden RI Boediono di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (22/6/2012).

"Iran memiliki potensi yang cukup besar, mempunyai pendapatan yang cukup dari minyak karena produksi minyaknya 4 juta barel per hari dan itulah yang jadi sumebr utama Tapi beliau juga menegaskan membuat policy untuk tidak menggunakan hasil minyak dalam 5 tahun ke depan," tutur juru bicara Wapres, Yopie Hidayat usai pertemuan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yopie mengatakan, Iran ingin anggaran operasional negara tidak menggunakan dana hasil minyak. Dana hasil penjualan minyak digunakan untuk investasi dan pengembangan negara atau pembangunan.

"Iran juga bikin sebuah kas khusus untuk dana minyak itu yang tiap tahun kasnya itu diharuskan sekitar US$ 30 miliar. Itu yang akan disimpan sebagai sumber dana pembangunan. Sedangkan operasional tidak menggunakan dana minyak lagi," jelas Yopie.

Mendengar hal ini, Wapres Boediono mengatakan Indonesia pun siap untuk mengurangi ketergantungannya terhadap sumber daya alam.

"Pengelolaan negara dan kita harus lebih bergantung pada SDM yang kreatif produktif. Itu inti pembicaraan," cetus Yopie.
(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads