PT PLN (Persero) membeli gas dari lapangan Kepodang di Jawa Tengah dari perusahaan migas Malaysia yaitu Petronas Carigali. Pasokan gas dari lapangan Kepodang ini akan diperuntukkan bagi PLTGU Tambak Lorok di Semarang.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji dan General Manager Petronas Carigali Indonesia Operations Zainal Anuar B Abdullah. Turut menyaksikan pendatanganan tersebut Kepala BP Migas R. Priyono.
Rencana mulai pasokan pada tahun 2014. Periode kontrak adalah 12 tahun atau sampai dengan akhir Desember 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petronas Carigali akan memasok gas sebesar 116 bbtu per hari dan pemakaian maksimum sebesar 121 bbtu per hari. Harga gas yang disepakati adalah sebesar US$ 4,61/MMBTU dengan eskalasi 8,6% per tahun.
Pada saat yang sama di tempat yang sama juga ditandatangani perjanjian jual beli gas Lapangan Kampung Baru oleh Nur Pamudji, dan President Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd., Andi Riyanto. Gas lapangan Kampung Baru ini akan digunakan untuk keperluan PLTGU Sengkang ekspansi 120 MW di Wajo Sulawesi Selatan.
Pasokan gas dari lapangan Kampung Batu ini akan mulai efektif sejak PLTGU Sengkang ekspansi siap atau sekitar Desember 2012. Perjanjian jual beli gas Kampung Baru ini berlaku selama 11 tahun dengan harga US $ 3,50/MMBTU dan eskalasi 3% per tahun. Gas dari Kampung Baru akan memasok gas pembangkit sebesar 15 BBTU/hari atau total volume sekitar 51.945 BBTU.
(dnl/dnl)











































