Sementara Pertamax 95 yang tadinya Rp 9.500 per liter menjadi Rp 9.200 per liter. Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menyatakan harga Pertamax yang mengikuti harga pasar minyak dunia akan mengalami kecenderungan turun hingga Agustus mendatang. Hal ini disebabkan permintaan minyak di kawasan Eropa cenderung turun menjelang musim panas.
"Harga pertamax mengikuti harga pasar minyak dunia, kalau mendekati summer permintaan minyak di Eropa cenderung menurun jadi harga cenderung turun. Jadi Juni, Juli, Agustus menjelang summer ini, harga Pertamax akan menyesuaikan," ujarnya kepada detikFinance, Senin (2/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi yang perlu di apresiasi adalah peningkatan konsumsi Pertamax karena tumbuh kesadaran masyarakat, ini bukan hanya karena harganya yang turun, tapi tumbuh kesadarannya. Jadi sayang kalau beralih lagi," tandasnya.
(nia/ang)











































