Ekonomi China Lesu, Harga Minyak Jatuh

Ekonomi China Lesu, Harga Minyak Jatuh

- detikFinance
Senin, 02 Jul 2012 20:17 WIB
Ekonomi China Lesu, Harga Minyak Jatuh
Jakarta - Harga minyak jatuh hari ini setelah munculnya data lemahnya data perekonomian China, dan juga akibat penyesuaian pelaku pasar terhadap dampak dari embargo minyak Iran oleh Uni Eropa.

Pada perdagangan hari ini, harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Agustus turun US$ 1,33 per barel menjadi US$ 96,47 per barel pada perdagangan tengah hari di London.

Sementara harga minyak jenis Light Sweet di AS untuk pengiriman Agustus juga turun US$ 1,1 per barel menjadi US$ 83,86 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada akhir pekan lalu, harga minyak di AS sempat meroket US$ 7 per barel setelah munculnya kesepakatan di antara para pemimpin Eropa untuk menyelamatkan Eropa dari krisis ekonomi yang bisa meningkatkan permintaan minyak. Harga minyak jenis Brent juga naik US$ 6,5 per barel akhir pekan lalu.

Analis komoditi Victor Shum mengatakan, kejatuhan harga minyak dunia hari ini tidak mengejutkan. "Ini tidak mengejutkan setelah kenaikan tinggi Jumat lalu. Ini karena data pelemahan indeks daya beli di China pada Juni," ujar Shum dikutip dari AFP, Senin (2/7/2012).

Data indeks daya beli di China yang jatuh di Juni menyebabkan sentimen negatif pada perekonomian dunia khususnya minyak, karena China merupakan konsumen minyak terbesar di dunia. Indeks daya beli di China pada Juni dari 50,4 menjadi 50,2.

Sementara, soal embargo minyak Iran oleh Uni Eropa, ini disebabkan karena rencana Iran melakukan aktivitas nuklirnya. Uni Eropa mendesak Iran mengurangi aktivitas nuklir tersebut.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads