Hal ini disampaikan oleh Edy Putra Irawady, Deputi Bidang Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinasi dan Perekonomian.
"Kita sudah bisa bisa membuat mobil listrik, dan kita sedang kembangkan infrastrukturnya, tetapi itu belum cukup, kita akan terus kembangkan energi alternatif," kata Edy kepada wartawan setelah acara JCI di Kementerian Koordinator dan Perekonomian, Jakarta, Sabtu (7/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jelas Edy, dirinya telah bersinergi dengan BPPT dan Ristek untuk mengembangkan energi alwternatif berbahan bakar sampah dan suara.
"Saya telah berkoordinasi dengan BPPT/Ristek untuk mengembangkan energi alternatif berbasis sampah, yaitu kendaraan bisa berjalan dengan bahan bakar sampah," ungkap Edy.
"Anda bisa lihat kan gema suara yang keras yang dikeluarkan oleh Speaker besar bisa memecahkan kaca, itulah energi, Tim BPPT/Ristek telah mempersiapkan itu," kata Edy.
(ang/ang)










































