"Realisasi konsumsi BBM bersubsidi hingga per Semester I-2012 sudah mencapai 54% atau 21,6 juta KL, jumlah tersebut sudah over 4%," kata Anggota BPH Migas, Ibrahim Hasyim kepada wartawan, Senin (9/7/2012).
Dikatakan Ibrahim, Konsumsi BBM Premium pada Juni tidak mengurangi namun terjadi lonjakan konsumsi untuk solar sebesar 1,4% dibandingkan Mei lalu. "Untuk Juli ini konsumsi Premium turun 0,01% dibandingkan Mei namun konsumsi solar meningkat 1,4% dibandingkan bulan lalu," ungkap Ibrahim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peninkatan Pertamax juga dikarenakan harga Pertamax yang terus turun dikarenakan harga minyak dunia yang juga mengalami penurunan," ucapnya.
Menurut Ibrahim, Proyeksinya untuk komsumsi BBM bersubsidi diperkirakan akan melebihi dari kuota yang ditentukan dalam APBN-P 2012 sebesar 40 juta KL.
"Semoga lonjakannya tidak terlalu besar, apalagi 1 September akan dilakukan pembatasan BBM subsidi untuk pertambangan dan perkebunan, kalau itu berjalan efektif itu akan lumayan penurunannya," ujarnya.
Namun Ibrahim optimis realisasi konsumsi BBM bersubsidi tidak akan sampai 45 juta KL. "Kalau 44 juta KL saja itu kalau kita tidak berbuat apa-apa,ini kan kita sudah melakukan upaya penghematan," tandasnya.
(rrd/hen)











































