Kasihan, Masyarakat Utara Kaltim Sulit Dapat BBM Premium di SPBU

Kasihan, Masyarakat Utara Kaltim Sulit Dapat BBM Premium di SPBU

Robert - detikFinance
Senin, 16 Jul 2012 12:12 WIB
Kasihan, Masyarakat Utara Kaltim Sulit Dapat BBM Premium di SPBU
Foto: Dok. detikFinance
Tarakan - Warga di sejumlah wilayah utara Kaltim, masih kesulitan mendapatkan premium bersubsidi hingga malam hari. Seperti di Tarakan, tidak ada SPBU yang beroperasi hingga malam hari.

"Tidak, tidak ada (SPBU) yang buka sampai malam. Siang sudah habis," kata Idrus, salah seorang sopir angkutan kota di Kota Tarakan, kepada detikFinance, Minggu (15/7/2012) malam.

Kondisi itu dinilai mencekik sopir angkot di kota Tarakan, yang setiap harinya diburu setoran. Setiap hari, sambung Idrus, angkot yang dikemudikannya mengisi BBM premium jam 12.00 WITA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sini cuma ada 3 SPBU. Yang paling ramai antrenya di SPBU di jalan Lapangan. Itu tadi, setiap jam 13.00-an, sudah habis tinggal jual pertamax harganya Rp 11.00 WITA," ujar Idrus.

"Setiap hari beli bensin premium Rp 70.000. Dipakai sehari, besok siang beli lagi. Antre lagi, bahkan dari jam 04.30 pagi sudah antre," terang Idrus.

"Kalau bensin premium habis jam 13-an, yang dijual cuma pertamax. Ya tidak mungkin kita beli karena beli Rp.70.000 saja, tidak sampai 7 liter," sebut sopir angkot lainnya, Ridwan.

Sehari sebelumnya, pantauan detikFinance di Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kaltim, juga berlangsung kondisi serupa. Di daerah yang hanya memiliki 2 APMS itu, pada Sabtu (14/7/2012) malam, tidak ada satupun yang beroperasi. Namun pada pengamatan Minggu (15/7/2012) siang, salah satu APMS yang beroperasi, diserbu puluhan pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat hingga meluber ke badan jalan untuk pengisian BBM premium.

"Tidak heran, sudah biasa di sini, Pak," kata Tajudin, warga Nunukan.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads