Wah, Dahlan Iskan Beri Avanza Gratis dan Uang Rp 50 Juta ke Pegawai PLN

Wah, Dahlan Iskan Beri Avanza Gratis dan Uang Rp 50 Juta ke Pegawai PLN

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 16 Jul 2012 14:00 WIB
Wah, Dahlan Iskan Beri Avanza Gratis dan Uang Rp 50 Juta ke Pegawai PLN
Jakarta -

Menteri BUMN Dahlan Iskan menepati janji untuk memberi hadiah ke pegawai PLN yang berhasil mencapai target. Seorang manajer PLN dapat mobil Toyota Avanza langsung dari Dahlan. Kenapa?

Adalah Manajer Regional 5 PLN Unit Induk Pembangunan Jaringan Jawa Bali (UIP Ring JB) PLN bernama Mayaruddin yang mendapatkan Avanza dari Dahlan,

Hadiah mobil ini diberikan karena saat menjabat sebagai Direktur Utama PLN, Dahlan menjanjikan sebuah mobil jika insan PLN di bawah kepemimpinan Mayaruddin, bisa membangun transmisi dari Lontar ke Tangerang/Jakarta dan harus selesai akhir 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berikan mobil Avanza dari uang saya pribadi. Waktu itu saya melihat, kalau tim ini berhasil membangun transmisi dari Lontar hingga Tangerang/Jakarta paling telat akhir 2011, negara bisa menghemat paling tidak Rp 3 triliun per tahun. Karena dengan masuknya listrik dari PLTU Lontar, PLN bisa menghemat BBM dengan mematikan pengoperasian pembangkit BBM di Muara Karang yang mencapai kapasitas 1.000 MW," kata Dahlan dikutip dari situs PLN, Senin (16/7/2012).

Sebelumnya, Dahlan terperana melihat penghematan yang begitu besar dari masuknya listrik PLTU Lontar. Namun waktu itu, terkendala dengan transmisi yang belum ada. Terlebih ketika pembangunan transmisi harus melewati beberapa tanah yang sulit sekali dibebaskan. Tapi dengan segala upaya, akhirnya jaringan transmisi itu bisa menghubungkan Lontar ke Tangerang.

"Nggak apa-apa saya rela mengeluarkan uang Rp 250 juta, tapi bisa memberikan penghematan tiga trilun rupiah setiap tahunnya kepada negara," tutur Dahlan.

Tak hanya mobil, Dahlan juga merelakan Rp 50 juta dari saku pribadinya untuk GM PLN Wilayah Suluttenggo S.Januwarsono karena berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 20 kg sebelum 17 Agustus 2011 lalu.

"Waktu itu, dia masih GM PLN NTT, badannya masih gemuk. Saya takut dia sakit padahal prestasinya bagus, maka saya menantang dia untuk menurunkan berat badannya 20 kg. Dan sebelum 17 Agustus ternyata dia turun berat badannya dan sehat. Karena orang pintar itu tidak boleh sakit. Ternyata dia komit dan saya juga harus komit memberikan Rp 50 juta kepadanya. Itulah intinya dari hidup bahwa hidup ini membutuhkan komitmen," tegas Dahlan.

(dnl/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads