Sumarni, salah seorang warga Kendari mengatakan, sangat terbantu dengan adanya pasar murah, demi memenuhi kebutuhan minyak tanah selama bulan puasa.
"Selama ini kami tidak pernah mendapat minyak tanah di pangkalan, di pengecer harganya mahal bahkan langka," jelasnya Rabu (18/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Humas depot pertamina Kendari, Wahyudi Wirjanto, pihaknya menyediakan 5.000 liter per hari untuk kebutuhan pasar murah kerjasama dengan dinas perdagangan dan perindustrian Sultra.
"Setiap orang dibatasi 10 liter saja, agar semua warga bisa memperoleh minyak tanah," tutupnya.
(dnl/dnl)











































