Ini Dia 4 Pejabat Baru BP Migas yang Batal Dilantik Hari Ini

Ini Dia 4 Pejabat Baru BP Migas yang Batal Dilantik Hari Ini

- detikFinance
Kamis, 19 Jul 2012 15:34 WIB
Ini Dia 4 Pejabat Baru BP Migas yang Batal Dilantik Hari Ini
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Tak hanya Deputi Operasi baru Badan Pelaksana kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) yang akan dilantik hari ini. Total ada 4 pejabat baru yang dilantik menggantikan 4 pejabat lama. Tapi, mereka semua batal dilantik. Siapa saja?

Menurut informasi dari sumber detikFinance, Kamis (19/7/2012), 4 pejabat yang batal dilantik hari ini terdiri dari wakil kepala Migas dan 3 deputi. Wakil kepala Migas baru adalah Johanes Widjonarko (sebelumnya Deputi Umum BP Migas), sedangkan tiga deputi terdiri dari: Deputi Perencanaan BP Migas Aussie Gautama (sebelumnya Vice President Geoscience and Reservoir pada Total E&P Indonesie), Deputi Operasi Gde Pradnyana (sebelumnya Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas) dan Deputi Keuangan: Widhyawan Prawiraatmadja.

Sementara satu deputi, yaitu Lambok H. Hutahuruk yang menjabat sebagai Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum, masih tetap dipercaya menempati jabatan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini saat dikonfirmasi detikFinance membenarkan ada 4 posisi deputi yang akan diganti. "Jadi diperlukan adanya rotasi, tetapi alasan lengkapnya saya kurang tahu, karena saya termasuk yang terundang," ucapnya.

Awalnya hari ini ada undangan pelantikan Deputi Operasi yang rencananya dilakukan pada pukul 10.30 WIB, di lantai 37 Gedung Wisma Mulia kantor BP Migas, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Namun pelantikan ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Belum ada penjelasan dari pihak BP Migas terkait pembatalan rencana pelantikan para pejabat tersebut.

Selentingan informasi yang didapat detikFinance, pada pukul 23.00 tadi malam, Menteri ESDM Jero Wacik bertemu Kepala BP Migas R. Priyono soal pergantian semua deputi di BP Migas kecuali Lambok H. Hutahuruk yang menjabat sebagai Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum. Benarkah? Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak BP Migas.


(dnl/asy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads