Kepala Humas, Security dan Formalitas BP Migas, Gde Pradnyana menyatakan kabar pergantian 4 pejabat BP Migas bisa dari mana saja. Tapi kabar tersebut tidak lantas membuat pejabat yang dikabarkan dicopot berhenti bekerja.
"Semuanya bekerja normal seperti biasa, tidak ada yang berbeda," kata Gde ketika dihubungi detikFinance, Kamis (19/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kabarkan bisa datang dari mana saja, tapi siapa yang diganti, hanya Tuhan, Kepala BP Migas Priyono, dan Menteri ESDM Jero Wacik yang tahu. Karena pengangkatan deputi merupakan kewenangan Menteri ESDM dengan surat pengangkatan berdasarkan Kepmen dan rekomendasi dari Kepala BP Migas," tegas tandas Gde.
Selentingan informasi yang didapat detikFinance, pada pukul 23.00 tadi malam, Menteri ESDM Jero Wacik bertemu Kepala BP Migas R. Priyono soal pergantian semua deputi di BP Migas kecuali Lambok H. Hutahuruk yang menjabat sebagai Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum. Benarkah? Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak BP Migas.
Empat pejabat yang batal dilantik hari ini terdiri dari wakil kepala Migas dan 3 deputi. Wakil kepala Migas baru adalah Johanes Widjonarko (sebelumnya Deputi Umum BP Migas), sedangkan tiga deputi terdiri dari Deputi Perencanaan BP Migas Aussie Gautama (sebelumnya Vice President Geoscience and Reservoir pada Total E&P Indonesie), Deputi Operasi Gde Pradnyana (sebelumnya Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas) dan Deputi Keuangan Widhyawan Prawiraatmadja.
(rrd/dnl)
