Bos BP Migas Akui Ada Perombakan Besar Pejabat

Bos BP Migas Akui Ada Perombakan Besar Pejabat

- detikFinance
Jumat, 20 Jul 2012 12:13 WIB
Bos BP Migas Akui Ada Perombakan Besar Pejabat
Jakarta - Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) R. Priyono mengakui akan ada perombakan besar-besaran di jajaran pejabat BP Migas.

"Wah besar Sekali. Banyak pilihan, yang diganti satu yakni pengganti Pak Rudi (Wamen ESDM Rudi Rubiandini mantan Deputi Operasi), lalu ada 3 deputi yang diganti, saya mengajukan alternatif saja, kalau satu begini kalau alternatif kedua begini," kata R. Priyono kepada wartawan di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (20/7/2012).

Dikatakan Priyono, siapapun yang diajukan (alternatif) tersebut semua tergantung lagi kepada Menteri ESDM Jero Wacik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapapun yang diganti, tergantung Pak Menteri, kita ada beberapa rekomendasi, ganti Pak Rudi, selesai. Lalu ada lagi rekomendasi kedua," ujarnya.

Diungkapkan Priyono, diperkirakan akan ada perombakan pada 4 posisi pejabat BP Migas.

"Maksimal 4 pejabat yang diganti, itu dirolling bukan dicopot. Kalau baguskan dirolling, dia bisa dapat perbaikan. Kalau pimpinan itu kan harus inspiratif, memberikan aspirasi pada bawahannya. tapi yang sekarang nggak, kan dia harus banyak mengenal banyak pihak," tandasnya.

Dari informasi yang diperoleh detikFinance, ada empat pejabat baru yang bakal dilantik yaitu wakil kepala Migas dan 3 deputi. Wakil kepala Migas baru adalah Johanes Widjonarko (sebelumnya Deputi Umum BP Migas), sedangkan tiga deputi terdiri dari Deputi Perencanaan BP Migas Aussie Gautama (sebelumnya Vice President Geoscience and Reservoir pada Total E&P Indonesie), Deputi Operasi Gde Pradnyana (sebelumnya Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas) dan Deputi Keuangan Widhyawan Prawiraatmadja.

Selentingan informasi yang didapat detikFinance, pada pukul 23.00 Rabu malam dua hari lalu, Menteri ESDM Jero Wacik bertemu Kepala BP Migas R. Priyono soal pergantian semua deputi di BP Migas kecuali Lambok H. Hutahuruk yang menjabat sebagai Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads