Dari data yang diperoleh detikFinance dari PT Pertamina (Persero), Senin (22/7/2012), penyaluran bensin premium sepanjang semester I-2012 jumlahnya mencapai 13,6 juta KL, sementara untuk solar mencapai 7,5 juta KL.
Realisasi penyaluran premium mencapai 112% atau melebihi kuota, solar 110% yang juga melebihi kuota. Hanya minyak tanah saja yang mencapai 70,4% atau di bawah kuota karena ada program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pertamina, hampir seluruh daerah mengalami penyaluran melebihi kuota BBM subsidi. Hanya 5 provinsi yang tidak mengalami kelebihan penyaluran bensin premium, dan 3 provinsi yang tidak mengalami kelebihan penyaluran solar.
Untuk solar, Banten mengalami kelebihan kuota solar terbesar yaitu 19,5%. Disusul Bengkulu 19%, Kalimantan Selatan 18,4%, Riau 17,5%, dan Sumatera Utara 16,5%.
Sementara 5 kota yang konsumsi BBM subsidinya paling boros adalah sebagai berikut.
5. Kalimantan Selatan
|
|
4. Kepulauan Riau
|
|
3. Kalimantan Barat
|
|
2. Jawa Barat
|
|
1. DKI Jakarta
|
|
Halaman 2 dari 6











































